Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan oleh dosen Program Studi Biologi FMIPA Universitas Ahmad Dahlan kali ini mengambil tema “Diversifikasi Olahan Lidah Buaya”. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman yang terkenal memiliki beragam manfaat. Kandungan yang terdapat dalamnya yaitu : air (99,5%), lemak, karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B12, dan asam folat. Tanaman ini dipercaya berkhasiat dapat menyuburkan rambut, mengobati penyakit, dan menghaluskan kulit. Selain itu, tanaman ini juga sering dijadikan sebagai bahan minuman dan makanan yang dapat meningkatkan kesehatan.

Tim yang beranggotakan Oktira Roka Aji, M.Si, Ambar Pratiwi, M.Sc dan mahasiswa prodi Biologi ini mencoba melakukan pemberdayaan dan pelatihan kepada anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) An-Naba’ untuk mengolah daun lidah buaya menjadi berbagai macam olahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Macam-macam olahan lidah buaya yang dibuat diantaranya yaitu teh Aloe vera, selai Aloe vera, nata Aloe vera dan manisan Aloe vera. Kegiatan yang berlangsung pada bulan Mei-Agustus 2017 ini diikuti oleh 20 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) An- Naba’ dan kader PKK Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.

Oktira, ketua tim Pelaksana PPM, mengatakan bahwa hampir seluruh bagian dari tanaman lidah buaya dapat dimanfaatkan. Cara menggunakannya pun sangat sederhana yaitu dengan memotong lidah buaya dari pohonnya lalu dibelah untuk mengeluarkan lendirnya. Selain itu, lidah buaya ini sangat mudah tumbuh di iklim Indonesia sehingga sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Menurut ketua KWT An-Naba’, Tri Indaryanti, diharapkan dengan adanya program pemberdayaan ini  dapat meningkatkan semangat ibu-ibu petani dalam membudidayakan lidah buaya menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis.